Mengenal Generasi Bahasa Pemrograman dari Waktu ke Waktu

Dalam dunia komputer, ada sangat banyak kode program yang bersal dari Generasi Bahasa Pemrograman. Banyaknya bahasa-bahasa tersebut dikelompokkan dalam 3 tingkatan yaitu Level tinggi, menegah, dan bawah. Ada juga yang mengelompokkan berdasarkan kriteria atau fungsi tertentu.

Akan tetapi, pada hakikatnya, bagian-bagian yang hampir sama dalam semua bahasa pemrograman dan pembedanya adalah bahasa yang digunakan saja. Bahasa pemrograman memiliki fungsi untuk memberikan sebuah instruksi untuk Komputer.

Banyak dari bahasa-bahasa program dikelompokkan ke tingkatan high level dan hanya bahasa C yang dimasukkan dalam level menegah. Kode program yang Anda buat hanya akan terealisasi dengan media Komputer sebagai medianya sehingga kode-kode tersebut dapat dieksekusi.

 Generasi Bahasa Pemrograman dan Contohnya

Bahasa program terdiri dari 5 generasi sejak awal ditemukannya. Masing-masing memiliki fungsi yang spesifik. Misalnya bahasa Assembly atau C dapat digunakan untuk membuat sebuah program driver. Bahkan sistem operasi linux dibuat dengan bahasa pemrograman C.

  • Generasi Pertama
    Jenis bahasa ini adalah yang pertama dikembangkan di yaitu di tahun 1940. Bahasa ini tidak memerlukan terjemahan dan langsung dieksekusi. Jenis ini tidak standar karena bergantung pada komputer serta menyita waktu. Semua program di bahasa ini harus ditulis dalam kode mesin.
  • Generasi Kedua
    Bahasa pemrograman generasi kedua adalah bahasa Assembly yang berkembang mulai dari tahun 1950 karena komputer digunakan secara komersial. Nama-nama kode dalam bahasa program ini cukup mudah diingat seperti SUB, ADD, MULT, dan lainnya. Alamat penyimpanan data didefinisikan dalam nama tertentu.
  • Generasi Ketiga
    Pada tahun 1950an, bahasa Assembly dan bahasa mesin dianggap terlalu sulit sehingga muncul bahasa yang lebih portable dan lebih mudah untuk program. Third-generation languages adalah bahasa tingkat tinggi. Beberapa bahasa tingkat tinggi dalam Generasi Bahasa Pemrograman ini seperti Cobol, Fortran, Basic, Pascal, ADA.
  • Generasi Keempat
    Generasi keempat ini memiliki beberapa karakteristik yaitu tepat untuk mengakses database, mudah dipelajari, tidak terfokus pada minimalisasi waktu computer namun lebih focus dalam hal memaksimalkan produktivitas manusia. Dapat digunakan untuk pengembangan aplikasi dan tersedia dalam paket software. Contoh generasi ini seperti SQL, INTELLECT, dan QBE.
  • Generasi Kelima
    Generasi ini sering digunakan untuk membuat knowledge-based system dan untuk akses database. Prolog dan LISP adalah bagian dari generasi ini. Bahasa LISP masih kalah popular dengan Java, C++, dan lainnya. Meskipun demikian, LISP cukup mudah untuk dipelajari.

Tahapan dalam Pemrograman yang Perlu Diketahui

Pertama adalah definisi masalah. Memahami masalah apa yang akan diatasi dalam program, kebutuhannya, dan output yang ingin dicapai. Setelah itu menganalisa masalah. Pada tahap ini, seorang programmer menentukan hal-hal yang dibutuhkan seperti fungsi, variable, dan lainnya.

Dengan kata lain, dalam tahap ini juga mencari jalan keluar dari permasalahan yang dibahas. Setelah itu, adalah proses pengembangan algoritma. Algoritma disebut juga dengan diagram alur yang berisi logika berpikir atau langkah-langkah dalam penyelesaian masalah.

Selanjutnya adalah proses coding atau pemrograman. Algoritma yang telah dibuat direalisasikan dalam kode program yang bisa dipahami computer. ini adalah bagian inti dalam alur pemrograman. Akan lebih baik untuk mengarsipkan algoritma sehingga jika suatu saat dibutuhkan bisa ditinjau kembali di kemudian hari.

Selanjutnya adalah proses kompilasi di mana proses ini akan mendeteksi adanya kesalahan pada kode program yang sudah dibuat. Jika ditemukan kesalahan, maka program tidak dapat dijalankan, dan sebaliknya. Dan tahap yang terakhir adalah maintenance yaitu pemeliharaan program yang Anda buat menggunakan Generasi Bahasa Pemrograman.

Default image
Brian Harris
Seseorang yang tertarik dengan Dunia IT terutama di bidang Web Programming dan ingin menjadi Full-stack Developer.

Leave a Reply