Tutorial PHP Dasar Part 17: Fungsi var_dump() dan Penulisan dalam PHP

Anda telah mencapai part 17 dari 21 tutorial Belajar PHP Dasar

Pada pembahasan sebelumnya kita sudah membahas tentang Operand dan Operator dalam PHP. Pada tutorial ini, kita akan membahas tentang fungsi dari var_dump() dan cara penulisannya dalam PHP.


Fungsi var_dump()

Pada tutorial sebelumnya saya sudah sebutkan bahwa variabel dalam PHP memiliki sifat tidak bertipe (loosely typed language). Jika kita membuat program PHP tipe variabel, maka akan berubah menjadi tipe lainnya. Hal ini tergantung operator yang digunakan. Contoh:

<?php
    $a = 4;
    $b = 8;
    $c = 5.10;

    $result1 = $a+$b;
    $result2 = $a+$c;
    $result3 = $a.$b;

    echo "\$result1: $result1 <br>"; //12
    echo "\$result2: $result2 <br>"; //9.1
    echo "\$result3: $result3 <br>"; //48
?>

vardum pada php

Variabel $a dan $b bertipe integer:

$a = 4; $b = 8;

Variabel $c bertipe float:

$c = 5.10;

Sedangkan variabel $result1, $result2, dan $result3 akan bertipe integer, float, dan string secara berurutan:

$result1 = $a+$b;
$result2 = $a+$c;
$result3 = $a.$b;

Hal ini dikarenakan jika operator penyambungan berupa string (karakter titik) digunakan pada tipe data integer, secara otomatis PHP akan mengonversinya menjadi string, sehingga:

4 (integer) + 8 (integer) = 12 (integer)
5 (integer) . 10 (integer) = 48 (string)

Pada konversi ini dilakukan secara otomatis oleh PHP. Berdasarkan hal tersebut kita butuh sebuah fungsi untuk mengetahui secara detail tipe data dan nilai sebuah variabel. Maka dari itu fungsi var_dump() merupakan jawabannya.

Function var_dump() berfungsi untuk memastikan tipe data dari sebuah variabel dan untuk proses pengujian dan pencarian kesalahan atau yang biasa di sebut para programmer adalah debugging. Fungsi var_dump() memerlukan input variabel yang akan diperiksa.

Contohnya seperti di bawah ini:

<?php
    $a = 4;
    $b = 8;
    $c = 5.10;

    $result1 = $a+$b;
    $result2 = $a+$c;
    $result3 = $a.$b;

    echo "\$result1:"; var_dump($result1); //12
    echo "\$result2:"; var_dump($result2); //9.1
    echo "\$result3:"; var_dump($result3); //48
?>

Pada contoh diatas, fungsi var_dump() menampilkan hasil variabel dan memperlihatkan jenis tipe dari variabel tersebut. Selain itu, hasil dari var_dump($result3) dengan hasil fungsi var_dump() adalah string(2) “48”.

Angka 2 disini berfungsi untuk menjelaskan panjang dari variabel string. Supaya lebih paham, coba kita perhatikan pada contoh berikut:

<?php
    // Contoh penggunaan var_dump()
    $warna = "Biru";

    //Cetak detail dari data
    var_dump($warna);
?>

Jika kita jalankan script diatas, maka hasilnya akan seperti ini:

contoh penggunaan vardum pada php

Jika kita perhatikan, sebuah variabel yang memiliki data string akan menghasilkan kata “string“. Hal ini berarti data bertipe string dan diikuti oleh informasi (detail) panjang karakternya yang berjumlah 4 karakter (b,i,r, dan u).


Jadi seperti itu lah kegunaan var_dump() dan cara penulisannya pada PHP. Pada tutorial selanjutnya, kita akan mengenal operator dasar aritmatika di PHP.

Dibawah ini merupakan semua list dari proses part Belajar PHP Dasar
Default image
Brian Harris
Seseorang yang tertarik dengan Dunia IT terutama di bidang Web Programming dan ingin menjadi Full-stack Developer.

Leave a Reply