PHPPHP Dasar

Tutorial PHP Part 5: Cara Kerja Web Server Terhadap Kode PHP

Cara Kerja Web Server Terhadap Kode PHP

Pada tutorial sebelumnya, kita sudah mempelajari cara menjalankan file PHP. Jika anda belum melihatnya, silahkan untuk melihatnya terlebih dahulu disni.


Cara Kerja Web Server pada Kode PHP

Pada pembahasan sebelumnya, ada beberapa kalimat yang berhubungan diantara PHP dan Web Server. Munculah beberapa pertanyaan tarkait hal itu tentunya. Supaya tidak menimbulkan rasa penasaran yang mematikan, kita coba untuk pelajari bagaimana di antara PHP dan web server terjadi hubungan yang sepertinya terlihat serius. Kita akan mulai dengan membuat file baru dengan nama “file1.php” dan “file2.php” seperti berikut ini.

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
	<meta charset="UTF-8">
	<title>Belajar PHP</title>
</head>
<body>
	<p>Kalimat ini dibuat menggunakan HTML</p>
	<?php 
		echo "<p>Sedangkan kalimat ini dibuat menggunakan PHP</p>";
	 ?>
</body>
</html>

Apabila kita jalankan di browser, maka akan muncul seperti gambar dibawah ini:

buat script php di html

Selanjutnya, kita membuat file kedua file2.php dan perhatikan script tersebut seperti dibawah ini:

<?php 
	echo "<!DOCTYPE html>";
	echo "<html lang='en'>";
	echo "<head>";
	echo "<meta charset='UTF-8'>";
	echo "<title>Belajar PHP</title>";
	echo " </head>";
	echo " <body>";
	echo "<p>Kalimat ini bukan dibuat menggunakan HTML</p>";
	echo "<p>Sedangkan kalimat ini dibuat menggunakan PHP</p>";
	echo "</body>";
	echo "</html>";
 ?>

Apabila kita jalankan di browser, maka akan muncul seperti gambar dibawah ini:

membuat script html di php

Berdasarkan dari kedua script tersebut, kita mungkin malah bertambah bingung dan tidak tahu ada apa dengan script ini. Berdasarkan hal itu, di bawah ini beberapa deskripsi bagaimana cara PHP dan web server saling terhubung.

  1. Web Server akan melihat extension (jenis) file yang diakses. Apabila file yang dijalankan adalah file1.html, maka web server tidak akan memanggil modul PHP untuk menjalankan kode PHP. Kenapa bisa seperti itu? Hal ini dikarenakan web server menganggap file tersebut adalah file HTML biasa dan akan menampilkannya langsung tanpa diproses. Tapi sebaliknya, apabila file tersebut adalah file1.php, maka dengan cepat web server akan menjalankan modul PHP. Web Server akan mengeksekusi atau menjalankan kode PHP yang ada di dalam file tersebut.Web Server akan mulai memproses file file1.php dengan diawali dari baris paling pertama sampai baris paling akhir secara berurutan.
  2. Selanjutnya, pada baris pertama, web server akan bertemu dengan tag pembuka pembuka HTML, yaitu <!DOCTYPE html> dan bertemu juga dengan tag-tag HTML lainnya. Karena tidak menemukan instruksi untuk masuk ke mode PHP, maka seluruh tag HTML yang ditemui tadi tidak memerlukan proses dan langsung dikirim ke web browser.
  3. Kemudian, begitu web server menemukan tag <?php> pada baris ke-9, tag tersebut dengan cepat memberitahu kepada web server bahwa kode selanjutnya terdiri atas kode PHP. Akibatnya, apa pun yang ditulis setelah tag ini akan diproses mengikuti aturan bahasa pemrograman PHP atau bisa kita sebut kejadian ini sebagai PHP mode on.
  4. Mulai dari tag <?php> adalah PHP Mode. Di dalam PHP mode inilah kita akan membuat kode pemrograman PHP. Untuk contoh diatas, terdapat perintah sederhana PHP, yaitu echo. Echo adalah perintah di dalam PHP yang digunakan untuk menampilkan text yang berada di antara kedua tanda kutip (“) ke dalam browser. Pada file diatas, echo kita gunakan untuk menampilkan text: "<p>Kalimat ini dibuat menggunakan PHP</p>" ke dalam web browser, sehingga text tersebut tampil di web browser.
  5. Web Server akan terus berada dalam PHP mode sampai menemukan tag penutup PHP, yaitu tag ?> yang menjadi tanda akhir dari PHP. Selain itu tag ?> juga menginstruksikan kepada web server bahwa text selanjutnya akan diproses sebagai text HTML biasa

Anda bisa menggunakan cara yang mana saja sesuai dengan yang menurut anda lebih mudah, walaupun sebagian besar programmer lebih menyukai cara penulisan yang pertama, dimana kita hanya masuk ke mode PHP apabila kita perlukan saja, dan beban web server juga akan berkurang karena tidak terus-menerus memproses PHP.

Masih bingung? Coba anda ulangi membaca kalimat diatas sekali lagi. Baca ke-5 cara PHP berhubungan dengan web server. Tapi jika masih bingung juga, jangan mencoba untuk dibaca lagi. Kita langsung saja menuju pembahasan berikutnya. Karena pasti kalian akan paham secara perlahan.


Kita sudah mempelajari cara kerja web server terhadap kode php. Pada tutorial selanjutnya kita akan mempelajari berbagai cara input kode PHP ke HTML yang lebih banyak lagi.

Tags

Brian Harris

Seseorang yang tertarik dengan Dunia IT terutama di bidang Web Programming dan ingin menjadi Full-stack Developer.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Back to top button
Close